Pages

Selasa, 06 Desember 2016


Selalu menantang matahari.

 Mengikuti kemanapun pergi.

 Siap tertekan, sejatinya sadar.

 Tidak pernah bisa sama, sekeras usahanya

 Tertuju pada satu padangan

 Hingga lupa, bagaimana dirinya.

 Tak mengerti, bahwa ia lebih menjulang.

 Cantik, setiap yang bersua menjadi tunduk.

 Namun, ia tak sepanas nyala matahari.



 Nyala dalam keramahan.
(yf--)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS