Selalu
menantang matahari.
Mengikuti kemanapun pergi.
Siap tertekan, sejatinya sadar.
Tidak pernah bisa sama, sekeras usahanya
Tertuju pada satu padangan
Hingga lupa, bagaimana dirinya.
Tak mengerti, bahwa ia lebih menjulang.
Cantik, setiap yang bersua menjadi tunduk.
Namun, ia tak sepanas nyala matahari.
Nyala dalam keramahan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar