Buka mulutmu
atau angkat suaramu
Mau minta berapa kamu?
Silahkan, saya pamrih tetap saja diterima.
Giliran sekarang?
Kalah?
Sudah puas?
Bagaimana hutangnya?
Gelagak tawa itu seakan menjadi-jadi
Bak kepuasan tiada tara
Rasakan
Nikmati saja
Sakit?
Jelas
Yang disana sibuk mengisi bensin motor
Maaf nomor yang anda tuju tidak aktif
Sedang konvoi kemenangan
Surga, kami datang
Sudah mengerti tentang permainan politik?
Ya seperti ini
Yang menang tertawa licik
Yang kalah terbelit hutang
Katanya putih?
Suci?
Bersih?
Buktinya?
Buka mata atau lihat dari hati
Jujur bukan lagi pribadi
Tapi suap sudah seperti jati diri
BUKA MATA, HATI dan FIKIRAN
Kurang apa pendidikan moral waktu ingusanmu?
Tak tersentuhkah pada kejujuran dan keadilan
Yang benar semakin terinjak
Sabar,
Hanya sebuah permainan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar