Kau hanya butuh waktu. Karena semua
hal terjadi tidak dengan sendirinya, perlu usaha, namun juga perlu sejenak
istirahat. Jangan memaksakan semua bisa dilakukan dengan hasil yang terbaik,
karena usaha maksimal terkadang membuat kita lupa akan hak apa yang ada pada
diri kita. Namun bagaimana caranya agar
hasil yang kita peroleh tidak mengecewakan?
Setiap waktu, setiap peristiwa yang
kita lakukan dalam hari-hari kita tak ada yang sia-sia. Semua punya hikmahnya
sendiri.
Kau tidak lemah, kau bisa. Hanya
saja kau perlu meyakinkan dirimu bahwa semuanya akan baik-baik saja. Tidak ada
hal yang perlu ditakutkan. Tenanglah sebentar, semua tidak menuntut untuk hasil
yang sempurna. Jangan membebani dirimu sendiri. Mungkin bisa sedikit lebih
terbuka kepada orang yang kau percayai, walaupun terkadang itu terlihat sulit
bagimu. Bersahabatlah dengan waktu yang selalu menuntutmu untuk terus bekerja
dan berpikir. Kau cerdas dan aku tahu itu. Tapi, ada saatnya kau harus lebih
terlihat slow, santai. Tak selamanya kau jadi budak dari tumpukan kertas yang
harus kau selesaikan pada hari-harimu. Aku bilang lagi, jangan membebani dirimu
sendiri untuk menuntut semuanya seperti apa yang mereka mau. Kau punya waktu
sendiri bukan? Ya walaupun itu semua telah diatur agar kau menyelesaikan tepat
waktu. Percayalah semua akan ada waktunya. Hanya permainanlah yang kau lalui.
Nanti pada saatnya kau akan lebih bisa menghela nafas akan kerja yang telah kau
lakukan. Jadikan itu motifasi untuk masa depanmu. Ikutilah alurnya, jangan
berpikir terlalu jauh nanti kau lupa siapa dirimu. Tenang, karena terbiasa
dituntut akan membuat pribadimu untuk lebih tegar. Percayalah bahwa dirimu bisa
menyelesaikan itu semua. Kau butuh sedikit lebih pelan. Agar kau bisa merasakan
bahwa waktu bisa kau jadikan sahabat yang setiap detiknya ada hal positif. Ku
harap kau paham maksudku. Setiap menit yang berlalu, setiap hal yang kau temui
adalah pembelajaran, untuk mendidik menjadi jiwa yang yang sabar, ikhlas. Kau
bisa mengambil waktu hanya 10 menit untuk diam dan merenung tentang apa yang
kau lakukan hari ini. Apa ada yang salah, haruskah ada yang diperbaiki. Hikmah
apa saja yang ada. Kau bukan orang lemah, kau bisa menjadi orang hebat. Aku yakin
kau harus lebih yakin. Jawabannya mulai kau susun dari sekarang. Semuanya telah
diatur ke jalan yang kau mau, namun terkadang kau tak menyadarinya dan
menganggap itu menyita waktumu. Tersenyumlah yang tulus, bukan paksaan.
Ku pikir kau perlu menelaah tentang
hidup para ulama terdahulu. Mengapa hidupnya begitu produktif dan berjalan
tanpa ada paksaan dan merasakan arti kebahagiaan yang sebenarnya. Karena tak ada
pertolongan lain selain kau harus memprioritaskanNya daripada yang lain. Itu
kuncinya. Jangan gunakan sisa waktu untuk itu, tapi prioritaskan hal itu lebih
dulu dari segalanya. Setelah itu, yakinlah semua kan terlihat lebih mudah.
Tidak ada pembelajaran tentang kesuksesan kecuali tentang Rasulullah, para
sahabat dan ulama terdahulu. Bagaimana berkah hidupnya hingga sampai sekarang
ilmunya masih dipakai.
Allah dekat, ada di hatimu, minta
tolonglah denganNya, mintah dipermudahkanlah urusanmu. Kau perlu :
- Jangan tunda sholat, sesibuk apapun. Karena hari itu kau tak mungkin bisa tetap bernafas dan merasakan dunia tanpa kekuasaanNya.
- Prioritaskan Allah di atas segalanya.
- Idolakan para ulama, cari tahu tentang hidupnya yang berkah.
Kau akan bisa lebih tenang.
Percayalah,
Aku hanya bisa berbagi pengalaman
ini denganmu. Pengalaman teman-teman yang pernah juga merasakan apa yang kamu
rasakan. Memang semua masih tahap belajar begitupun aku, aku tidak bermaksud
mengguruimu, aku hanya berbagi sebisaku.
Allah dekat, lebih dekatlah
denganNya, semuanya akan Allah atur.
Berkorbanlah untuk masa depanmu,
sedikit saja bukan seluruhnya. Maksimal tapi tidak mendholimi diri sendiri.
Sebisanya tapi tidak seenaknya sendiri. Ilmu dunia itu mudah asalkan kau
letakkan Allah dihatimu. Mengadulah padaNya, tentang apa yang kau mau.
Bismillah, semangat. Jangan pernah
takut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar